Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Januari 2014

[Softskill] Tugas 4.4 - Siklus Keuangan

Siklus Keuangan adalah kejadian yang berkaitan dengan perolehan dan manajemen dana modal termasuk kas.

Siklus ini mencakup kegiatan untuk mendapatkan laba dari investor dan kreditor dan membayar mereka kembali. Siklus ini merupakan pelaporan keuangan berupa prosedur pencatatan dan perekaman ke jurnal dan buku besar dan pencetakan laporan-laporan keuangan yang datanya diambil dari buku besar.

Siklus Keuangan mempunyai tujuan khusus yaitu perencanaan dan pengawasan, data penjualan dan konsumen, pengendaliaan ketersediaan dan menyediakan informasi tentang kas, penjualan dan konsumen.

Siklus Keuangan terdiri dari:

  1. Jurnal Pemasukan
  2. Jurnal Buku Besar
  3. Neraca
  4. Laporan Laba/Rugi dll
Source :

[Softskill] Tugas 4.3 - Siklus Produksi

Siklus Produksi merupakan rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data terkait yang terus terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk.
Aktivitas dalam siklus produksi, antara lain :

  1. Desain produk
    Mendesain produk yang memenuhi permintaan dalam hal kualitas, ketahanan, fungsi, dan meminimalkan biaya produksi . Aktivitas ini menciptakan dua dokumen utama adalah Daftar bahan baku (BOM) dan Daftar operasi (Routing). Para akuntan dapat memberikan informasi yang menunjukkan bagaimana berbagai desain dapat mempengaruhi biaya produksi dan tingkat laba.

    Memastikan bahwa SIA dirancang untuk mengumpulkan dan memberikan informasi mengenai biaya penyetelan mesin dan penanganan bahan baku yang terkait dengan berbagai alternatif desain produk. Dengan memberikan data mengenai biaya perbaikan dan jaminan yang terkait dengan produk yang ada dapat berguna untuk mendesain produk yang lebih baik.
  2. Perencanaan dan penjadwalan
    Dua metode perencanaan produksi yang umum :
    - MRP-II : Push manufacturing MRP-II adalah kelanjutan dari perencanaan sumber daya bahan baku yang mencari keseimbangan antara kapasitas produksi yang ada dan kebutuhan bahan baku untuk memenuhi perkiraan permintaan penjualan.

    - JIT : Pull Manufacturing Tujuannya adalah meminimalkan atau meniadakan persediaan bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi.

    Dokumen yang digunakan dalam perencanaan produksi:
    - Jadwal induk produksi (MPS) : menspesifikasikan seberapa banyak produk akan diproduksi selama periode perencanaan dan kapan produksi tersebut harus dilakukan.

    - Permintaan bahan baku : mensahkan pengeluaran jumlah bahan baku yang dibutuhkan dari gudang ke lokasi pabrik, tempat bahan tersebut dibutuhkan.

    - Kartu perpindahan selanjutnya dari bahan baku di sepanjang pabrik akan didokumentasikan dalam dalam kartu perpindahan. Akuntan harus memastikan bahwa SIA mengumpulkan dan melaporkan biaya secara konsisten dengan teknik perencanaan produksi perusahaan. Para akuntan juga dapat membantu perusahaan memilih antara MRP-II atau JIT untuk melihat manakah yang lebih tepat untuk perencanaan dan penjadwalan produksi perusahaan.
  3. Operasi produksi
    Salah satu penggunaan TI dalam proses produksi adalah Computer Integrated Manufacturing (CIM)  seperti robot dan mesin yang dikendalikan oleh kompute, untuk mengurangi biaya produksi.Setiap perusahaan membutuhkan data mengenai 4 segi berikut ini dari operasi produksinya :
    - Bahan baku yang digunakan
    - Jam tenaga kerja yang digunakan
    - Operasi mesin yang dilakukan
    - Serta biaya overhead produksi lainnya yang terjadi
    - Akuntansi Biaya

Prosedur Siklus Produksi
Fungsi ketiga dari SIA adalah untuk memberikan informasi yang berguna untuk mengambilan keputusan.

  1. Dalam siklus produksi, informasi biaya adalah dibutuhkan oleh para pemakai internal dan eksternal.
  2. Tradisional, kebanyakan sistem akuntansi biaya awalnya telah didesain untuk memenuhi permintaan pelaporan keuangan.

Pengendalian Siklus Produksi
Fungsi kedua dari SIA dirancang dengan baik adalah untuk memberikan pengendalian yang cukup untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan tersebut terpenuhi :

  1. Semua produksi dan perolehan aktiva tetap diotorisasi dengan baik.
  2. Persediaan barang dalam proses dan aktiva tetap dijaga keamanannya.
  3. Semua transaksi siklus produksi yang valid dan sah akan dicatat.

Ancaman-ancamannya

  • Transaksi yang tidak diotorisasi
  • Pencurian atau pengrusakan persediaan dan aktiva tetap
  • Kesalahan pencatatan dan posting
  • Kehilangan data
  • Masalah tidak efisien dan pengendalian kualitas

Model Siklus Produksi
Guna memaksimalkan kegunaan manajemen biaya dan pengambilan keputusan, data siklus produksi harus dikumpulkan dari tingkat agregasi terendah.
Entitas barang dalam proses digunakan untuk mengumpulkan dan merangkum data mengenai bahan baku, tenaga kerja, dan operasi mesin yang digunakan untuk memproduksi barang.

Source :
http://siaaprecia.blogspot.com/2012/04/6-siklus-produksi-dan-persediaan.html

Jumat, 24 Januari 2014

[Softskill] Tugas 4.2 - Siklus Pengeluaran

Tujuan dari Siklus Pengeluaran kas adalah untuk mengubah kas perusahaan ke dalam bentuk bahan baku fisik serta sumber daya manusia yang dibutuhkannya untuk menjalankan bisnis.

Bila barang dagangan atau barang lain yang sudah dibeli kemudian dikembalikan lagi atau penyesuaian harga sedang diusahakan. Biasanya pembeli akan mengadakan hubungan dengan penjuala secara tertulis. Keterangan mengenai hal itu dapat dinyatakan melalui surat atau dapat juga digunakan Memo Debit atau Nota Debit.
Debitur mungkin menggunakan tembusan dari Memo Debit tersebut sebagai dasar untuk pencatatan, atau menunggu jawaban dari kredit yang biasanya akan berbentuk Memo Kredit atau Nota Kredit.

Tujuan utama dari sistem pengeluaran kas adalah untuk memastikan bahwa kreditor yang valid menerima jumlah terutang yang benar ketika kewajiban jatuh tempo. Tahapan – tahapan dari sistem pengeluaran kas yaitu :

  1. Proses utang usaha meninjau file utang usaha mengenai berbagai dokumen yang jatuh tempo dan mengotorisasi proses pengeluaran kas untuk melakukan pembayaran.
  2. Proses pengeluaran kas membuat dan mendistribusikan cek ke para pemasok.
  3. Pada akhir periode, baik proses pengeluaran kas maupun utang usaha mengirim informasi ringkasan ke buku besar.

Terdapat 3 departemen dalam sistem pengeluaran kas :

  1. Bagian Utang Usaha
    Proses pengeluaran kas dimulai dalam bagian utang usaha. Staf administrasi bagian utang usaha meninjau file voucher utang terbuka atau utang usaha untuk melihat berbagai dokumen yang jatuh tempo dan mengirim voucher serta dokumen pendukungnya kebagian pengeluaran kas.
  2. Bagian Pegeluaran kas
    Menerima paket voucher dan meninjau  berbagai dokumen untuk melihat kelengkapan dan akurasi administratifnya. Untuk tiap pengeluaran, staf administrasi tersebut membuat cek tiga salinan dan mencatat nomor cek, jumlah uangnya, nomor voucher serta data lain yang terkait dalam daftar cek, yang juga disebut sebagai jurnal pengeluaran kas.
  3. Bagian Buku Besar
    Menerima voucher journal pengeluaran kas dan ikhtisar akun dari bagian utang usaha. Mencatat ke akun pengendali utang usaha dan akun kas dalam buku besar serta merekonsiliasi akun pengendali utang usaha dengan ikhtisar buku pembantu utang usaha.
Ringkasan Pengendalian Siklus Pengeluaran

Aktivitas Pengendalian
Sistem Pemrosesan Pembelian
Sistem Pengeluaran Kas
Otorisasi transaksi


Pemisahan Pekerjaan





Supervisi
Catatan akuntansi




Akses




Verifikasi independen
Pengendalian persediaan


Pengendalian persediaan dipisahkan dari bagian pembelian dan penyimpanan persediaan. Buku besar utang usaha terpisah dari buku besar.
Bagian penerimaan
Buku pembantu utang usaha, buku besar, file permintaan pembelian, file laporan penerimaan.

Keamanan fisik aktiva. Batasi akses hanya ke catatan akuntansi diatas.


Bagian utang dagang merekonsiliasi berbagai dokumen sumber sebelum mencatat kewajiban. Bagian buku besar merekonsiliasi akurasi umum proses tersebut
Bagian utang usaha mengotorisasi pembayaran

Pisahkan bagian buku besar pembantu utang usaha, pengeluaran kas dan buku besar.



File voucher utang, buku pembanyu utang usaha, jurnal pengeluaran kas, akun kas di buku besar.

Keamanan yang memadai atas kas. Batasi akses ke berbagai catatan akuntansi di atas.

Peninjauan akhir oleh bagian pengeluaran kas. Rekonsiliasi keseluruhan oleh bagian buku besar. Rekonsiliasi keseluruhan oleh bagian buku besar. Rekonsiliasi bank secara berkala oleh kontroler.
Source :

[Softskill] Tugas 4.1 - Siklus Pendapatan

Siklus Pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berlangsung dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan – penjualan tersebut. Siklus Pendapatan merupakan prosedur pendapatan dkimulai dari bagian penjualanotorisasi kredit, pengambilan barang, penerimaan barang, penagihan sampai denganpenerimaan kas.

Terdapat empat aktivitas dasar bisnis yang dilakukan dalam siklus pendapatan, diantaranya :

  1. Penerimaan pesanan dari para pelanggan
    - Mengambil pesanan pelanggan
    - Persetujuan kredit
    - Memeriksa ketersediaan persediaan
    - Menjawab permintaan pelanggan
  2. Pengiriman barang
    - Ambil dan pak pesanan
    - Kirim pesanan
  3. Penagihan dan piutang usaha
    - Penagihan
    - Pemeliharaan data piutang usaha
    - Pengecualian : Peyeseuaian rekening dan penghapusan
  4. Penagihan kas
    - Menangani kiriman uang pelanggan
    - Menyimpannya ke bank
Tujuan utama siklus pendapatan adalah menyediakan produk yang tepat di tempat dan waktu yang tepat dengan harga yang sesuai.
Tujuan – tujuann lain :
  • Semua transaksi telah diotorisasikan dengan benar
  • Semua transaksi yang dicatat valid (benar-benar terjadi)
  • Semua transaksi yang valid dan disahkan telah dicatat
  • Semua transaksi dicatat dengan akurat
  • Aset dijaga dari kehilangan ataupun pencurian
  • Aktivitas bisnis dilaksanakan secara efisien dan efektif
Ancaman dan Pengendalian dalam siklus pendapatan
Proses /Aktivitas
Ancaman
Prosedur pengendalian yang dapat diterapkan
Entri pesanan penjualan
1. pesanan pelanggan yang tidak lengkap atau tidak akurat
Pemeriksaan edit entri data
2. Penjualan secara kredit ke pelanggan yang memiliki catt. Kredit buruk
Persetujuan kredit oleh manajer bag. Kredit bukan oleh fungsi penjualan: catt yang akurat atas saldo rek. pelanggan
3. Legitimasi pesanan
Ttd diatas dokumen kertas, ttd digital dan sertifikat digital untuk e-biz
4. Habisnya persediaan, biaya penggudangan, dan pengurangan harga
Sistem pengendalian persediaan
Pengiriman
5. Kesalahan pengiriman: barang dag., jumlah dan alamat yang salah
Rekonsiliasi pesanan penjulana dengan kartu pengambilan dan slip pengepakan: pemindai kode garis
Pengendalian aplikasi entri data
6. Pencurian persediaan
Batasi akses fisik ke persediaan
Penagihan dan piutang usaha
7. Kegagalan untuk menagih pelanggan
Pemisahan fungsi pengiriman dan penagihan
8. Kesalahan dalam penagihan
Pengendalian edit entri data
Daftar harga
9. Kesalahan dalam memasukkan data ketika memperbarui piutang usaha
Rekonsiliasi buku pembantu piutang usaha dengan buku besar: laporan bulanan ke pelanggan
Penagihan kas
10. Pencurian kas
Pemisahan tugas; minimalisasi penanganan kas; kesepakatan lockbox; konfirmasikan pengesahan dan penyimpanan semua penerimaan
Rekonsiliasi periodic laporan bank dengan catt seseorang yang tidak terlibat dalam pemrosesan penerimaan kas
Masalah - masalahpengendalian umum
11. Kehilangan data
Prosedur cadangan dan pemulihan dari bencana; pengendalian akses (secara fisik dan logis)
12. Kinerja yang buruk
Persiapan dan tinjauan laporan kinerja
Source :

Sabtu, 23 November 2013

[Softskill] Tugas 3.7 - Elemen Pengendalian Internal Model COSO

Menurut COSO framework, pengendalian internal atau internal control terdiri dari 5 (lima) komponen yang saling terkait, yaitu:

  1. Control Environment
  2. Risk Assessment
  3. Control Activities
  4. Information and Communication
  5. Monitoring
Kelima komponen/elemen tersebut dapat dijabarkan dalam penjelasan berikut :
  1. Control Environment / Lingkungan Pengendalian
    Lingkungan pengendalian menetapkan corak suatu organisasi, mempengaruhi kesadaran pengendalian orang-orangnya. Lingkungan pengendalian merupakan dasar untuk semua komponen pengendalian internal, menyediakan disiplin dan struktur. Lingkungan pengendalian menyediakan arahan bagi organisasi dan mempengaruhi kesadaran pengendalian dari orang-orang yang ada di dalam organisasi tersebut.
  2. Risk Assessment / Penaksiran RisikoPenaksiran risiko adalah identifikasi entitas dan analisis terhadap risiko yang relevan untuk mencapai tujuannya, membentuk suatu dasar untuk menentukan bagaimana risiko harus dikelola. Penentuan risiko tujuan laporan keuangan adalah identifkasi organisasi, analisis, dan manajemen risiko yang berkaitan dengan pembuatan laporan keuangan yang disajikan sesuai dengan PABU. Manajemen risiko menganalisis hubungan risiko asersi spesifik laporan keuangan dengan aktivitas seperti pencatatan, pemrosesan, pengikhtisaran, dan pelaporan data-data keuangan.
  3. Control Activities / Aktivitas Pengendalian
    Aktivitas pengendalian adalah kebijakan dan prosedur yang membantu menjamin bahwa arahan manajemen dilaksanakan. Aktivitas tersebut membantu memastikan bahwa tindakan yang diperlukan untuk menanggulangi risiko dalam pencapaian tujuan entitas.

    Aktivitas pengendalian dapat dikategorikan sebagai berikut.
    a. Pengendalian Pemrosesan Informasi
       - Pengendalian umum
       - Pengendalian aplikasi
       - Otorisasi yang tepat
       - Pencatatan dan dokumentasi
       - Pemeriksaan independen
    b. Pemisahan tugas
    c. Pengendalian fisik
    d. Telaah kinerja
  4. Information and Communication / Informasi dan Komunikasi
    Informasi dan komunikasi adalah pengidentifikasian, penangkapan, dan pertukaran informasi dalam suatu bentuk dan waktu yang memungkinkan orang melaksanakan tanggung jawab mereka. Sistem informasi yang relevan dalam pelaporan keuangan yang meliputi sistem akuntansi yang berisi metode untuk mengidentifikasikan, menggabungkan, menganalisa, mengklasikasi, mencatat, dan melaporkan transaksi serta menjaga akuntabilitas asset dan kewajiban.
  5. Monitoring / Pemantauan
    Pemantauan adalah proses yang menentukan kualitas kinerja pengendalian intern sepanjang waktu. Pemantauan mencakup penentuan desain dan operasi pengendalian tepat waktu dan pengambilan tindakan koreksi. Proses ini dilaksanakan melalui kegiatan yang berlangsung secara terus menerus, evaluasi secara terpisah, atau dengan berbagai kombinasi dari keduanya.

    Di berbagai entitas, auditor intern atau personel yang melakukan pekerjaan serupa memberikan kontribusi dalam memantau aktivitas entitas. Aktivitas pemantauan dapat mencakup penggunaan informasi dan komunikasi dengan pihak luar seperti keluhan pelanggan dan respon dari badan pengatur yang dapat memberikan petunjuk tentang masalah atau bidang yang memerlukan perbaikan.
Sumber :

[Softskill] Tugas 3.6 - Pengertian Pengendalian Internal Model COSO

Model COSO adalah salah satu model pengendalian internal yang banyak digunakan oleh para auditor sebagai dasar untuk mengevaluasi dan mengembangkan pengendalian internal.

Internal Control / Pengendalian Internal menurut COSO adalah suatu proses yang dijalankan oleh dewan direksi, manajemen, dan staff untuk membuat reasonable assurance mengenai :

  1. Efektifitas dan efisiensi operasional
  2. Reliabilitas pelaporan keuangan
  3. Kepatuhan atas hukum dan peraturan yang berlaku
Sumber :

[Softskill] Tugas 3.5 - Pengertian COBIT

COBIT adalah a set of best practices (framework) bagi pengelolaan teknologi informasi. COBIT adalah sekumpulan dokumentasi best practice untuk IT governance yang dapat membantu auditor, pengguna, dan manajemen untuk menjembatani gap antara risiko bisnis, kebutuhan control, dan masalah-masalah teknis IT.


COBIT merupakan panduan yang paling lengkap dari praktik-praktik terbaik untuk manajemen TI yang mencakup 4 domain :

  1. Perencanaan dan organisasi
    Mencakup pembahasan tentang identifikasi dan strategi investasi TI yang dapat memberikan yang terbaik untuk mencapai tujuan bisnis. Kemudian direncanakan, dikomunikasikan, dan diatur pelaksanaannya dari berbagai perspektif.
  2. Perolehan dan implementasi
    Yaitu  untuk merealisasikan strategi TI perlu diatur kebutuhan TI. Diidentifikasi, dikembangkan, atau diimplementasikan secara terpadu dalam proses bisnis organisasi.
  3. Penyerahan dan pendukung
    Domain ini lebih dipusatkan pada ukuran tentang aspek dukungan TI terhadap kegiatan operasional bisnis
  4. Monitoring
    Yaitu semua proses TI yang perlu dinilai secara berkala agar kualitas dan tujuan dukungan TI tercapai, dan kelengkapannya berdasarkan pada syarat kontrol internal yang baik.
Sumber :

[Softskill] Tugas 3.4 - Pengertian COSO

Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission, atau disingkat COSO, adalah suatu inisiatif dari sektor swasta yang dibentuk pada tahun 1985. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penggelapan laporan keuangan dan membuat rekomendasi untuk mengurangi kejadian tersebut. COSO telah menyusun suatu definisi umum untuk pengendalian, standar, dan kriteria internal yang dapat digunakan perusahaan untuk menilai sistem pengendalian mereka.



COSO disponsori dan didanai oleh 5 asosiasi dan lembaga akuntansi profesional; American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), American Accounting Association (AAA), Financial Executives Institute (FEI), The Institute of Internal Auditors (IIA) dan The Institute of Management Accountants (IMA).

Meskipun disponsori oleh 5 asosiasi profesional, pada dasarnya komisi ini bersifat independen dan orang-orang yang berada didalamnya berasal dari berbagai kalangan: industri, akuntan publik, bursa efek, dan investor.

Sumber :

Jumat, 22 November 2013

[Softskill] Tugas 3.3 - Hambatan Pasif dan Contohnya

Hambatan pasif merupakan salah satu hambatan yang terjadi pada sistem yang disebabkan oleh ketidaksengajaan, misalnya bencana alam, matinya aliran listrik, dan lain-lain yang tidak disengaja.

Contohnya saja ketika sesorang sedang mengerjakan suatu proyek penting di komputer, pada saat bersamaan terjadi gempa bumi yang menyebabkan gangguan jaringan dan listrik, sedangkan proyek tersebut belum tersimpan secara keseluruhan. Dalam hal ini tidak ada yang bisa disalahkan, karena merupakan bencana alam.

Pengendalian terhadap hambatan semacam ini dapat berupa pengendalian preventif maupun korektif, seperti :

  1. Sistem Toleransi Kesalahan
    Dimana sebagian besar metode yang digunakan untuk menangani kegagalan komponen sistem adalah pengawasan dan redundancy. Jika salah satu sistem gagal, bagian redundancy akan segera mengambil alih dan sistem dapat terus beroperasi tanpa interupsi.
  2. Memperbaiki Kesalahan : Backup File.
Sumber :

[Softskill] Tugas 3.2 - Hambatan Aktif dan Contohnya

Seperti yang sudah dibahas sekilas sebelumnya, hambatan adalah bentuk eksploitasi potensial dari kerentanan. Hambatan aktif mencakup penggelapan dan sabotase terhadap komputer. Jadi, hambatan aktif bisa disebut juga hambatan yang diterima secara langsung oleh suatu sistem dari satu orang maupun sebuah komunitas.

Contoh hambatan aktif yang biasa terjadi pada sistem komputer, diantaranya :

  1. Penggantian berkas secara langsung
  2. Manipulasi input
  3. Mengubah program
  4. Mengubah file secara langsung
  5. Pencurian data
  6. Sabotase
  7. Penyalahgunaan atau pencurian sumber daya informasi

Salah satu jenis penyalahgunaan informasi terjadi pada saat seorang karyawan
menggunakan sumber daya komputer organisasi untuk kepentingan pribadi.

Cara utama untuk mencegah hambatan aktif terkait dengan kecurangan dan sabotase adalah dengan menerapkan tahap-tahap pengendalian akses yakni pengendalian akses lokasi,  akses sistem, dan akses file.

Sumber :

[Softskill] Tugas 3.1 - Kerentanan Sistem

Kerentanan adalah keadaan dimana mungkinnya suatu objek dapat terkena suatu hal yang beresiko yang disebabkan oleh faktor faktor yang berkaitan.
Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terhubung untuk mencapai tujuan tertentu.
Kerentanan sistem merupakan kelemahan dalam suatu sistem, sedangkan hambatan (ancaman) merupakan bentuk eksploitasi potensial dari kerentanan.
Terdapat dua kategori hambatan, yaitu aktif dan pasif.
Hambatan aktif mencakup penggelapan terhadap komputer dan sabotase terhadap komputer, sedangkan hambatan pasif mencakup kesalahan-kesalahan sistem termasuk gangguan alam, seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, dan badai.
Kesalahan sistem mewakili kegagalan peralatan komponen, seperti kelemahan disk, kekurangan tenaga, dan sebagainya.
Bagian tersisa dari sesi ini akan berfokus pada hambatan aktif (penggelapan dan sabotase).


Suatu sistem tentu saja dapat mengalami kerentanan karena didalam sistem tersebut dapat terganggu oleh banyak faktor.
Misalnya saja Sistem Informasi, penggunaan sistem informasi dapat mengalami kerentanan jika tidak adanya jaminan keamanan pada sistem tersebut.
Penggunaan atau akses yang tidak sah, perangkat lunak yang tidak berfungsi, kerusakan pada perangkat keras, gangguan dalam komunikasi, bencana alam, dan kesalahan yang dilakukan oleh petugas merupakan beberapa contoh dari kerentanan dari sistem informasi.

Sumber :

Minggu, 16 Juni 2013

BLSM Di Bidang Sosial dan Ekonomi

Selamat Sore ^^/
sebelumnya saya mau minta maaf sama Pak Mei selaku dosen Kewarganegaraan saya karena saya baru mengerjakan tugasnya pas banget deadline . hehehe ~
oke , langsung aja dibahas BLSMnya :D

BLSM atau singkatan dari Bantuan Langsung Sementara Masyarakat merupakan nama lain dari BLT (Bantuan Langsung Tunai) bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Disamping itu, BLSM kini kerap diperbincangkan karena menurut beberapa orang , BLSM dikaitkan pemerintah sebagai kompensasi atas di naikkannya harga bahan bakar minyak (BBM) yang akan di naikkan dalam waktu dekat ini.

Seiring kenaikkan ini pemerintah akan menyiapkan 15,5 juta kartu untuk dibagikan kepada masyarakat miskin penerima BLSM. Seperti yang dilansir media massa, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana akan membagikan 15,5 juta kartu tersebut kerumah tangga yang mendapatkan dana kompensasi BBM.

Kartu khusus ini akan dicetak dan dibagikan kepada semua masyarakat yang berhak mendapatkan dana kompensasi. Kartu ini akan digunakan untuk mendapatkan bantuan, baik Beras untuk Rakyat Miskin (Raskin), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Saat ini kartu pembagian kompensasi itu masih dalam proses pencetakan dan akan dibagikan saat pemerintah mula menyalurkan dana kompensasi.

Sementara itu, banyak orang berfikir bahwa BLSM dan kartu khusus tersebut merupakan cara-cara yang digunakan Partai Politik untuk mengambil hati masyarakat Indonesia.
Prediden SBY menyatakan dalam akun twitternya bahwa,
"Khusus tentang BLSM, Presiden SBY ingatkan parpol, media, dan publik untuk tidak kaitkan dengan politik. Ini benar-benar untuk bantu rakyat tidak mampu."
Dalam tweet lainnya disebutkan pemberian kompensasi bagi rakyat tidak mampu terkait pemerintah mengurangi subsidi BBM agar diberikan serentak saat pengumuman penyesuaian harga BBM.
"Kompensasi terdiri dari beras miskin, bantuan siswa miskin, program keluarga dan bantuan langsung sementara masyarakat." 
Oleh karena itu, BLSM harus dirancang dan direalisasikan sedemikian rupa agar tidak terjadi penyelewengan dana BLSM oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan demikian, dana BLSM akan langsung tertuju kepada saasran serta dijalankan bersama dengan kebijakan-kebijakan lainnya seperti di bidang pendidikan, kesehatan, tenaga kerja, dan lain-lain agar perekonomian di Negara Indonesia sedikit demi sedikit akan berubah menjadi lebih baik lagi.

Source :
- http://lisa-widya.blogspot.com/2013/06/blsm-bantuan-langsung-sementara.html
- http://nasional.sindonews.com/read/2013/06/13/18/749227/blsm-membantu-atau-justru-menjerat
- http://www.menkokesra.go.id/content/twitter-presiden-jangan-kaitkan-blsm-dengan-politik

Senin, 27 Mei 2013

[Kewarganegaraan] - Upaya untuk Menjaga Ketahanan Nasional

Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamika, yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritasm identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Di era globalisasi dewasa ini negara Indonesia banyak sekali memiliki tantangan untuk tetap menjaga ketahanan nasional. Bidang-bidang yang berhubungan dengan ketahanan nasional seperti pertahanan dan keamanan, sosial budaya, pangan, politik, ideologi dan lain-lain. Sebagai contoh tantangan terhadap ketahanan nasional di bidang pangan dan cara menjaganya.

Saat ini beberapa komoditi pangan sangat sulit untuk didapatkan, misalnya saja momoditi bawang merah dan bawang putih diakibatkan oleh kurangnya pengawasan pemerintah terhadap distribusi komoditas bawang merah dan bawang putih dimanfaatkan oleh oknum pedagang untuk mengambil keuntungan yang tinggi dengan cara menimbun stok bawang merah dan bawang  putih. Ketika harga mulai tinggi pada oknum pedagang mulai menjual bawang merah dan bawang putih yang sudah mereka simpan kepada para komsumennya. Hal ini dapat mempersulit negara untuk menjaga ketahanan nasional di bidang pangan yang disebabkan oleh segelintir oknum yang memainkan harga sehingga merugikan konsumen. Oleh sebab itu, pemerintah seharusnya mengawasi pasokan bawang merah dan bawang putih di tiap daerah sehingga tidak menimbulkan hal yang merugikan banyak pihak tersebut.

Ketahanan lain yaitu ketahanan di bidang politik. Bidang politik juga penting bagi ketahanan nasional suatu negara. Ketahanan politik dinilai mampu mencegah terjadinya disintegrasi bangsa. Pasalnya, ketahanan politik berkaitan erat dengan kepemimpinan nasional dan sistem demokrasi suatu bangsa. Kualitas elit politik yang memadai dan pelaksanaan sistem demokrasi melalui pemilihan umum (Pemilu) yang jujur dan adil dinilai mampu meminimalisir munculnya gerakan separatisme. Direktur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), Muladi beranggapan,
"Ketahanan politik merupakan salah satu aspek yang penting dalam ketahanan nsional yang tidak akan lepas dari kondisi ketahanan faktual dan sosial, ketangguhan sistem politik dan kemampuan mengembangkan kekuatan nasional".
Hal tersebut mampu menjamin kukuhnya identitas, integritas, dan kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mewujudkan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), R Siti Zuhro. Bahkan melihat kondisi Indonesia saat ini, Zuhro mempertanyakan apakah bangsa ini benar-benar telah membangun ketahanan politiknya. Pasalnya, aroma menyengat separatisme masih tercium di beberapa wilayah. Oleh karenanya, Ia menyatakan bangsa ini hendaknya melakukan evaluasi diri saat momentum 10 tahun era keterbukaan. Zuhro menegaskan, kondisi ketahanan politik tidak terlepas dari pembangunan sistem demokrasi dan perubahan paket undang-undang seperti UU Susduk, UU Pemilu, dan UU Pilpres yang digodok oleh anggota dewan. Termasuk didalamnya UU Otonomi daerah yang pada pelaksanaannya dinilai tidak dijalankan secara konsisten.

Zuhro menyatakan,
Nasib wilayah di perbatasan dan pulau-pulau terluar masih sangat memprihatinkan. Ini masi kurang terpotret oleh pemerintah pusat. Kegagalan ini tidak terlepas dari kegagalan pemerintah pusat dalam membuat desain daerah yang adil dan merata".

Letjen TNI Purnawirawan, Kiki Syahnakri menghimbau,
Bangsa Indonesia untuk melakukan reorientasi terhadap tata cara berdemokrasi. Apabila proses demokrasi dinilai tidak sesuai dengan roh konstitusi dan arah kebangsaan maka,perlu dilakukan revisi atau koreksi sistematik terhadap proses demokratisasi".


Resti Winda Lestari / 2DB01 / 35111995

Senin, 20 Mei 2013

[Kewarganegaraan] - Pengalaman "Terindah" Bepergian Menggunakan Alat Transportasi Umum

Sebelumnya Saya say Haaaaaaaaai duluuu karna baru sempet posting lagi di blog ini.
*Saya posting kebanyakan emang cuma buat tugas*
Bloggers yang baca pasti awalnya pada kaget atau pengen buru-buru close browsernya gara-gara liat judul tugas Saya.
Yep !
Pengalaman "Terindah" Bepergian Menggunakan Alat Transportasi Umum
Agak gimana gitu yaa judulnya :p tapi itulah salah satu tugas "unik" yang dikasih sama dosen kewarganegaraan Saya, Bpk. Mei Raharja.

Oke ! ada satu tempat yang pernah Saya kunjungi bareng temen-temen SMK Saya sepaket dengan pacar-pacar mereka -____-a
Tempatnya emang terhitung "terlalu mainstream" kalo kata meme comik, tapi tempat se-mainstream apapun kalo Kita bisa ciptakan momentnya pasti ga akan "alot" macem kerupuk kelamaan dianginin.
Tempat itu adalah "Kota Tua" hahaha. Siapa sih yang ngga pernah dateng ke tempat ini ?
Tempat yang banyak sejarahnya + banyak tukang es nya juga karna disana panas banget -___-a *abaikan*, ternyata bisa dijadikan moment berharga bareng sama temen-temen.
Tapi tunggu dulu, Saya ngga akan bahas gimana panasnya Kota Tua. Yang Saya akan bahas adalah naik apa Saya kesana dan kejadian seru apa yang terjadi disana.

Waktu itu tanggal 23 April 2011. Udah lama banget :D tapi memorinya masih terus terekam di dalam pikiran Saya :')
Ini jadi moment yang "terindah" Saya sama temen-temen Saya.
Singkatnya, waktu itu Saya pergi naik kereta kesana.
Disana juga ya begitu-begitu aja beralay-alay, berfoto-foto, wisata kuliner dll ~
Kejadian serunya pas pulang, naaah tepatnya di Stasiun Jakarta Kota.
Dulu Saya pernah juga posting di note Facebook + di blog ini , Saya rangkum semua ceritanya lewat cerpen karya Saya sendiri :D
Kalo mau liat gimana "indahnya" perjalanan Saya sama temen-temen Saya, coba deh buka postingan Saya yang ini :
http://yokoisvip.blogspot.com/2011/07/our-story.html
*ceritanya udah pada baca*
Naaah, jadi itulah pengalaman terindah Saya saat bepergian menggunakan alat transportasi umum.
Sampe sekarang, Kita semua masih sering kumpul loh.
Tapi sayang, "pemeran utama" yang Saya tuliskan itu udah ngga jadian lagi :'D *loh ko curhat ?* haha yasudah abaikan.
Pokoknya, cerita itu pure tanpa rekayasa menurut ingatan Saya.
Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Jayakarta, Peron, Kereta, Batu kerikil, Rel kereta, Abang-abang tukang rujak, tukang es, tukang otak-otak...
Menjadi saksi perjalanan Kita :D


MAAF BUAT YANG BACA DARI AWAL, TERNYATA CERITANYA ADA DI POSTINGAN YANG LAIN. MAAF YAAAAAAA. SEKALIAN OLAHRAGA MATA :D
Thanks for read.
Seeya for the next exercise and the next story ♥ :)




Resti Winda Lestari
35111995 / 2DB01

 

Labels

2ne1 (1) akademik (1) akuntansi (4) alat transportasi (1) animasi (2) animation (2) ararkula (1) asutubun (1) bagan divisional (1) bagan fungsional (1) bantuan langsung sementara masyarakat (1) batu goyang (1) best friend (2) bff (1) birthday (1) birthday party (1) blackforest (1) blackjack (1) blsm (2) brian mcknight (2) cake (1) CI (1) cobit (4) code igniter (1) conrol activities (1) control environment (1) Corat Coret (1) coso (4) cover (1) data flow diagram (1) dfd (1) dukun (1) eksistensi (1) enu (1) flowchart (4) foto (3) framework (1) friendship (1) globalisasi (2) gunadarma (19) ham (1) hambatan aktif (1) hambatan pasif (1) indonesia (3) informasi (4) information and communication (1) input (1) internal control (4) ipersonic (1) ipk (1) jakarta (1) karaweira (1) kebun raya bogor (1) kepemimpinan (1) kepribadian (1) kerentanan sistem (1) ketahanan nasional (1) kewarganegaraan (8) kisar (1) korea (3) kota tua (1) kpop (2) kuliah (2) kursus (1) larat (1) lepkom (1) lirik lagu (2) lonely (1) lyric (2) m-banking (1) manajemen (1) manajemen umum (3) marry your daughter (2) monitoring (1) muammar khadafi (1) nasi goreng (1) nilai (1) organisasi (2) OS (1) output (1) paranormal (1) pengendalian internal (4) perangkat lunak (1) persahabatan (1) personality (1) peta indonesia (1) peta maluku (1) project (1) proses (1) pulau (1) realis terpercaya (1) resep (1) risk assessment (1) secret garden (1) semester (1) siklus keuangan (1) siklus pendapatan (1) siklus pengeluaran (1) siklus produksi (1) simbol (2) sistem (5) sistem informasi akuntansi (7) sistem operasi (1) softskill (31) song (1) stasiun (1) studentsite (1) supranatural (1) tam (1) tata kerja (1) technology acceptance model (1) terapan komputer perbankan (1) test (1) tifico (1) tiramisu (1) tugas (14) video (1) wetar (1) wisata (1)

Recent Comments


RWL - yokoisvip Copyright © 2012 This template design by Whiteixora Sugarplum | All Images And Content Belongs to WHSC